Arsip Kategori: Uropati Obstruktif

Uropati Obstruktif

à Ca cervik
Uropati obstruktif adalah anuria obstruksi dan obstruksi yang menyebabkan stasis urin disertai bakteremia atau urosepsis.
Patofisiologi : Kenaikan tek. sistim  kolecting dan aliran darah ke ginjal berkurang à menyebabkan atrofi dan nekrosis à semua fungsi ginjal terganggu.

Dx/  – Anamnesis, PD, Lab à SC  > 6
- Ro :  IVP  +  Endoskopià bila memenuhi syarat

BOF / USG
ß
MRS  melalui UGD, bila
b/p. tindakan klasifikasi cito :
- Urosepsis
- Pyonefrosis
- Anria
b/p tindakan klasifikasi urgent :
- Acut on CRF
- GK / uremia
ß
Konsul kandungan

Anamnesis :  riwayat kolik, disuri, keluar batu, operasi UT.  Fl. Pain, menggigil/demam, anuria, fl. mass
Lab. :    – UL : leukosituria, hematuria.
- DL : Leukositosis, LED meningkat, shift to the left.
USG : sistim kalik melebar, ada batu.
BOF : batu, perselubungan daerah ginjal.
Terapi :
1. Antibiotik : – Ampi  4 x 1 gr + Gentamicin  2 x 80 mg atau
- sefalosporin generasi  ke-3
2. Operatif : à prinsip cepat masuk , cepat keluar.
* Nefrostomi, ada dua cara :
a. Terbuka  (klasik), tindakan sementara, perlu tindakan definitif.  Tujuannya mengeluarkan urin yang tersumbat. Bila kortek masih tebal ginjal dibebaskan sampai terkihat pelvis dan Folley kateter no 20 dimasukkan kedalam pyelum melalui pelvis renalis. Bila kortek sudah tipis Folley kateter lanngsung dimasukkan melalui sayatan pada kortek.
b. Peerkutan, dengan bantuan flouroskopi. Syarat : ginjal teraba dari luar, kortek tipis dan tidak gemuk.
3. Bila keadaan sudah stabil lakukan Pielografi antegrad.