Ereksi berkepanjangan tanpa disertai hasrat seksual dan sering disertai rasa nyeri.à lebih 4 – 6 jam
> 24 jam à nekrosis sel luas
> 48 jam pembekuan darah dalam kaverne dan destruksi endotel.
Etiologi :
- Primer/ idoipatik.
- Skunder : ggn pembekuan darah (anemia bulan sabit, lekemi, emboli lemak), trauma perineum/ genetalia, neurogenik, keganasan, obat-obatan (alkohol, psikotropik, anti hipertensi).
Jenis :
1. Low-flow priapismus (iskemik) à diikuti rasa nyeri.
2. High-flow proapismus (non-iskemik) à tanpa rasa nyeri dan prognosis lebih baik.
Terapi : à mengeluarkan darah dari koprpora kavernosa secepatnya.
a. Konservatif :
– hidrasi yang baik
– sedativ
– enema es saline
– kompres srotum/penis
– massage prostat
b. Aspirasi dan irigasi intrakavernosa :
- aspirasi 10 – 20 cc darah intrakavernosa dgn scalp vein no.21G.
- Instilasi 10 -20 mg epinefrin yang dilarutkan dalam 1 cc larutan garam fisiologis setiaap 5 menit hingga detumesensi. (priapismus < 24 jam)
c. Jalan pintas (shunting) dari kavernosa :
à jenis iskemik atau gagal medikamentosa/ aspirasi
– Pintas korporo-glanular/ winter.
– Pintas korporo-spongiosum.
– Pintas saveno-kavernosum.
-
Tulisan Terakhir
Arsip
Kategori
Blogroll